Makanan dan Minuman yang Dihalalkan

Makanan dan Minuman yang Dihalalkan

Segala jenis makanan dan minuman dinilai halal selain yang memberi madlarat (merusak) pada akal dan badan atau keji dan najis, serta tidak bersifat racun dan membahayakan bagi akal dan badan. Intinya semua yang tidak membahayakan bagi tubuh, tidak kotor (najis) maka hukum makanan atau minuman itu adalah halal. Dasar hukumnya adalah Firman Allah SWT surat Al Maaidah ayat 4 :

yy7tRqè=t«ó¡o !#sŒ$tB ¨@Ïmé& öNçlm; ( ö@è% ¨@Ïmé& ãNä3s9 àM»t6ÍhŠ©Ü9$#    
Artinya :
  “Mereka menanyakan kepadamu: "Apakah yang Dihalalkan bagi mereka?". Katakanlah: "Dihalalkan bagimu yang baik-baik”...(Q.S. Al Maaidah : 4)

Sedangkan kriteria dari makanan dan minuman yang halal itu antara lain adalah sebagai berikut :
1.      Segala jenis bentuk makanan yang berupa tumbuh-tumbuhan dan buah-buahan di dalam Al-Qur’an atau Al Hadits tidak terdapat hukum yang mengharamkanya, karena itu segala tumbuh-tumbuhan dan buah-buahan boleh dimakan, kecuali yang mengandung racun, kotor, atau dianggap membahayakan.
2.      Segala jenis minuman kecuali yang memabukkan atau memberi madlarat (merusak) pada akal dan badan, seperti arak, air tuba dan sebagainya.
3.      Segala jenis susu dan madu, baik yang berasal dari susu binatang yang halal atau dari berbagai jenis madu lebah.
4.      Semua jenis makanan yang berasal dari laut, baik ikan ataupun yang lainya.
¨¨@Ïmé& öNä3s9 ßø|¹ ̍óst7ø9$# ¼çmãB$yèsÛur $Yè»tFtB öNä3©9 Íou$§¡¡=Ï9ur ( tPÌhãmur öNä3øn=tæ ßø|¹ ÎhŽy9ø9$# $tB óOçFøBߊ $YBããm 3 (#qà)¨?$#ur ©!$# üÏ%©!$# ÏmøŠs9Î) šcrçŽ|³øtéB ÇÒÏÈ  
Artinya :
“Dihalalkan bagimu binatang buruan laut dan makanan (yang berasal) dari laut sebagai makanan yang lezat bagimu, dan bagi orang-orang yang dalam perjalanan” dan diharamkan atasmu (menangkap) binatang buruan darat, selama kamu dalam ihram. Dan bertakwalah kepada Allah Yang kepada-Nyalah kamu akan dikumpulkan”  (Q.S. Al Maaidah : 96)


5.      Bangkai ikan dan belalang.
Dari Ibnu Abi Aufa RA Rasulallah SAW bersabda :
وعن ابن ابي اوفي رضي الله عنه قال : ( غزونا مع رسول الله صلي الله عليه وسلم سبع غزوات نأ كل الجراد) متفق عليه
Artinya :
             “Dari Ibnu Abi Aufa, ra., ia berkata:” kami berperang bersama Rasulallah SAW sampai tujuh kali perangan, kami makan belalang”.

Dalam kitab Halal Haram dalam Islam Yusuf Qardhawi juga dijelaskan :
الغذاء والمشروبات الحلال
- الاسلام يبيح الطيبات
وفي هذا النداءالخاص للمؤمنين امرهم سبحانه أن يأكلوا من طيبات مارزقهم وان يؤدوا حق النعمة يشكر المنعم جل شأنه.     
- السمك والجراد مستشنى من الميتة :
وقد إستثنت الشريعة الإسلا مية من الميتة المحرمة السمك والحيتان ونحوها حيوا نات الماء.           
ومثل ميتة البحر الجراد، فقد فخص رسول الله في أكله ميتأ، لأن ذكاته غير ممكنة.  
 - حالة الضرورة مستثناة :
كل هذه المحرمات المذكورة إنما هي في حا لة الإختيار.  
اما الضروره فلها حكمها.
Terjemahan :
-       Islam Menghalalkan yang Baik-baik
Pada seruan khusus bagi orang-orang yang beriman ini (Q.S. Al-Baqarah ayat 172-173), Allah SWT memerintahkan mereka untuk menyantap yang baik-baik dari rezeki yang telah diturunkan kepada mereka, dan supaya menunaikan kewajiban atas nikmat itu dengan bersyukur kepada-Nya sebagai pemberi nikmat.
-       Ikan dan Belalang adalah Kekecualian
Syariat Islam menetapkan kekecualian tentang bangkai yang diharamkan, yakni ikan atau binatang air pada umumnya.
Sama dengan binatang laut ini adalah belalang, Rasulallah SAW memberi dispensasi untuk memakan bangkainya karena menyembelihnya memang tidak mungkin.
-       Kekecualian pada Kondisi Darurat
    Semua jenis yang diharamkan, yang kita bahas dimuka/ diawal adalah haram dalam kondisi normal. Adapun pada kondisi darurat, ia memiliki hukumnya sendiri.

Makanan dan Minuman yang Dihalalkan Rating: 4.5 Diposkan Oleh: ROBINN

0 komentar:

Posting Komentar