IPS KELAS 3 MATERI PEKERJAAN

Pekerjaan

A. Jenis-Jenis Pekerjaan
Jenis pekerjaan bermacam-macam. Semua pekerjaan harus dilakukan dengan sunguh-sungguh. Pekerjaan yang dilakukan dengan baik akan mendapatkan hasil yang maksimal. Pekerjaan yang ditekuni manusia dilakukan untuk mendapatkan upah. Upah yang diperoleh dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan hidup.

1. Pekerjaan yang Menghasilkan Barang dan Jasa
Untuk memenuhi kebutuhan hidupnya, setiap orang harus bekerja. Zaman sekarang ini orang harus pandai-pandai mencari pekerjaan. Modal utama seseorang untuk bekerja adalah kemauan, pendidikan, dan keterampilan.
Perhatikan orang-orang yang tinggal di sekitarmu! Pasti jenis pekerjaan mereka bermacam-macam. Ada yang menghasilkan barang dan ada pula yang menghasilkan jasa.
Contoh pekerjaan yang menghasilkan barang, misalnya orang yang tinggal di dekat perkebunan kelapa. Ia dapat bekerja sebagai pembuat sapu dan keset dengan memanfaatkan sabut kelapa. Ada juga orang yang menggunakan tanah  untuk membuat genteng, batu bata, dan gerabah. Pekerjaan yang menghasilkan bahan makanan, misalnya pembuat tahu, membuat tempe, membuat roti, membuat bakpao, serta berbagai macam makanan lain.
Selain membutuhkan barang, orang hidup juga membutuhkan jasa. Jasa diperoleh dari orang lain. Untuk mendapatkan jasa, harus ada imbalan tertentu. Seseorang yang telah memberikan  jasa akan menerima imbalan. Imbalan atau upah biasanya berupa uang.
Selanjutnya, perhatikan contoh berikut. Pak Sukri mempunyai kebun kelapa sawit yang luas. Tanaman kelapa sawitnya banyak sekali. Pak Sukri tidak dapat Mengurus kebun kelapa sawitnya sendirian. Ia membutuhkan bantuan orang lain untuk mengurus kebun kelapa sawit tersebut. Orang Lain yang membantu tersebut bekerja memelihara, memanen, dan menjual buah kelapa sawit.
Seminggu sekali para tenaga kerja yang membantu di kebun kelapa sawit tersebut menerima upah berupa uang dari Pak Sukri. Uang yang mereka terima itu merupakan imbalan atas jasa yang telah diberikan kepada Pak Sukri. Dari contoh tersebut, dapat disimpulkan bahwa jasa adalah bantuan berupa tenaga, pikiran, keterampilan, atau pelayanan yang diberikan kepada orang lain.

2. Contoh Pekerjaan yang Menghasilkan Barang dan Jasa
Jenis pekerjaan ada bermacam-macam. Ada pekerjaan yang menghasilkan barang dan ada juga pekerjaan yang menghasilkan jasa. Semua pekerjaan tersebut dilakukan dengan tujuan untuk memperoleh penghasilan. Berikut adalah contoh pekerjaan yang menghasilkan barang dan jasa.
Ayah Andi bekerja sebagai koki di perusahaan roti. Ia pandai Membuat aneka roti. Andi Sering membawa roti ke sekolah untuk dibagikan kepada teman-temannya. Ibu Tina Membuka usaha salon kecantikan. Ibu Tina sering diundang untuk merias pengantin. Ayah Gunawan bekerja sebagai sopir bus. Ia berangkat pagi dan pulang malam hari. Pekerjaan orang tua Irfan adalah membuat peralatan rumah tangga, seperti ember, panci, cerek. Ia menerima banyak pesanan dari luar kota. Setiap ada waktu luang, Irfan ikut membantu membuat panci dan cerek.
Ibu Maman dikenal sebagai penjahit di kampungnya. Banyak warga sekitar yang menjahitkan kain kepada Ibu Maman. Ibu Maman terampil dan teliti dalam menjahit, sehingga banyak pelanggan yang puas dengan pekerjaan Bu Maman.
Ayah Medi bekerja di kantor perusahaan percetakan. Perusahaan tersebut melayani jasa cetak undangan, kalender, buku nota, buku bacaan, dan majalah. Ibu Marni membuka warung makan di pinggir jalan. Warung tersebut menyediakan aneka makanan. Ada nasi sayur, nasi soto, serta berbagai makanan dan minuman lainnya.
Contoh-contoh tersebut menunjukkan bahwa pekerjaan yang ditekuni manusia ada yang menghasilkan barang dan ada yang menghasilkan jasa. Berdasarkan contoh-contoh itu dapat dibuat daftar mengenai jenis pekerjaan yang menghasilkan barang dan jasa seperti berikut.
gambar
Dengan membaca daftar pekerjaan orang tua, kita dapat membedakan jenis pekerjaan yang menghasilkan barang dan jasa. Berbagai jenis pekerjaan tersebut dilakukan untuk mencukupi kebutuhan hidup keluarga.

B. Semangat Kerja
1. Alasan Orang Harus Bekerja
Setiap orang mempunyai kebutuhan. Kebutuhan dapat terpenuhi apabila kita mempunyai penghasilan. Untuk mendapatkan penghasilan setiap orang harus bekerja. Penghasilan dapat berupa uang yang dapat digunakan untuk membeli berbagai barang dan jasa yang diperlukan. Bagaimana seandainya orang tidak bekerja? Perhatikan contoh berikut!
Pak Kadir seorang karyawan di perusahaan mebel. Pak Kadir sudah bertahun-tahun bekerja di perusahaan tersebut. Akhir-akhir ini pasokan kayu untuk bahan dasar mebel sulit di dapat karena mahalnya harga kayu. Perusahaan menjadi kekurangan bahan baku. Akibatnya produksi mebel menjadi tersendat.
Perusahaan tersebut akhirnya memberhentikan sebagian karyawannya. Pak Kadir termasuk karyawan yang diberhentikan. Pak Kadir berusaha mencari pekerjaan lain, tetapi Belum mendapatkan juga. Padahal, Pak Kadir harus mencukupi kebutuhan keluarganya. Itulah Salah satu alasan, mengapa orang harus bekerja. Orang bekerja untuk mendapatkan penghasilan. Penghasilan yang Diperoleh digunakan untuk mencukupi kebutuhan hidup sehari-hari.
Contoh di atas adalah hal yang biasa terjadi dalam kehidupan. Setiap orang mempunyai kebutuhan, dan kebutuhan setiap orang berbeda-beda. Untuk memenuhi kebutuhan, setiap orang harus bekerja. Uang yang dihasilkan dari bekerja digunakan untuk membeli berbagai barang dan jasa dalam usaha memenuhi kebutuhan hidup.
Manusia memiliki banyak kebutuhan hidup. Kebutuhan itu, terutama kebutuhan pokok. Kebutuhan pokok adalah kebutuhan yang harus terpenuhi. Termasuk kebutuhan pokok adalah makanan, pakaian, dan tempat tinggal (rumah). Setiap hari kita butuh makan untuk tumbuh dan hidup. Kita butuh pakaian untuk menutup badan serta butuh rumah untuk berteduh dan istirahat. Agar pintar, kita juga butuh pendidikan dengan bersekolah.
Orang tua kita giat bekerja untuk memenuhi kebutuhan hidup keluarga. Anak pun dapat membantu beban orang tua dengan cara berhemat. Sebagian uang saku sebaiknya ditabung dan tidak dihabiskan semua.
Pepatah menyatakan, “Sedikit demi sedikit lama-lama menjadi bukit.” Jika kita membiasakan hidup hemat dan rajin menabung, di masa depan kita akan memiliki cadangan uang untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhan hidup kita.

2. Pentingnya Semangat dalam Bekerja
Orang harus mempunyai semangat dalam melakukan setiap pekerjaan. Semangat kerja yang tinggi akan mendapatkan hasil yang maksimal. Semangat kerja yang tinggi juga dapat meningkatkan prestasi. Prestasi kerja yang tinggi akan mendatangkan upah yang tinggi pula. Kesungguhan Dan semangat kerja harus selalu kita jaga dan pelihara.  Simaklah kisah berikut!
Bang Roji seorang pedagang kelontong. Ia menjual berbagai macam barang, seperti beras, kedelai, kacang tanah, jagung, tepung terigu, sabun, alat tulis dan lain-lain. Pada awalnya Bang Roji adalah pedagang yang rajin. Setiap hari ia bekerja dari pagi hingga sore. Ia bekerja melayani pembeli dengan tekun. Tokonya pun ramai dikunjungi pembeli. Keuntungan yang diperolehnya sangat banyak. Bang Roji sekarang menjadi pedagang yang kaya raya.
Setelah menjadi kaya lama-kelamaan Bang Roji kurang tekun bekerja. Ia menjadi malas, berangkat ke pasar siang hari dan pulang sebelum sore. Pembeli pun jadi berkurang. Mereka sering kecewa karena setiap datang ke toko Bang Roji, toko itu sering tutup. Oleh karena sepi pembeli, Bang Roji pun kian tak bersemangat bekerja. Akibatnya, ia rugi dan kemudian bangkrut.
Dari cerita tersebut dapat disimpulkan, orang yang malas dan tak bersemangat akan gagal dalam pekerjaannya. Pedagang yang malas akan ditinggalkan pembeli, kemudian rugi, dan usahanya bisa bangkrut.
Seorang pegawai, jika malas bekerja juga dapat bernasib buruk. Ia akan diperingatkan oleh atasannya dan mungkin saja dipecat dari kantor dan akhirnya menganggur. Oleh karena itu, jika ingin menjadi orang sukses dalam pekerjaan, orang harus punya semangat kerja yang tinggi. Semangat dalam bekerja harus tetap dipertahankan dan terus ditingkatkan.

3. Ciri-Ciri Semangat Kerja
Bu Farida mengajak murid-murid kelas III mengunjungi took Anugerah. Toko anugerah adalah toko swalayan terlengkap di kota. Pemilik toko itu adalah Pak Anwar, dahulu adalah murid Bu Farida.
Pagi itu pukul 09.00, anak-anak kelas III berkumpul di halaman sekolah untuk berangkat bersama-sama ke toko Anugerah. Mereka berangkat bersama didampingi Bu Farida, guru Kelas III. Setengah Jam kemudian sampailah rombongan murid kelas III di toko Anugerah. Di sana mereka disambut dengan Baik oleh Pak Anwar, pemilik toko.
Anak-anak dipersilakan masuk toko dan melihat-lihat barang yang dijual di toko itu. Mulai dari perlengkapan sekolah, kantor, alat-alat permainan, hingga keperluan rumah tangga. Toko itu memiliki banyak karyawan atau pramuniaga. Selanjutnya, anak-anak diajak menuju ruangan besar di belakang toko. Ruangan Ini biasanya disewakan kepada masyarakat untuk berbagai keperluan, seperti rapat, pesta pernikahan, dan seminar. Di Ruang ini anak-anak dipersilakan duduk. Mereka merasa nyaman dan sejuk karena ruangan ini diberi AC (penyejuk ruangan). Selanjutnya, Pak Anwar Menceritakan kisah suksesnya.
Sepuluh tahun yang lalu Pak Anwar hanyalah seorang pedagang kaki lima. Ia berjualan di pinggir jalan. Bila hujan ia harus segera menutup dagangannya agar tidak basah terkena air hujan. Hasil keuntungannya hanya sedikit. Namun, Pak Anwar  Adalah orang yang pandai berhemat dan jujur. Keuntungannya Dari berdagang ditabung sedikit demi sedikit. Setelah Hasil tabungannya cukup banyak, ia pun menyewa kios.
Dagangan Pak Anwar mulai bertambah banyak. Para pelanggan pun mulai berdatangan ke kiosnya. Beberapa tahun kemudian, kios yang disewa itu dapat dibeli serta kemudian dibangun dan diperluas. Kios Itu tak lain menjadi toko Anugerah yang sekarang ditempatinya.
Itulah contoh kisah sukses seseorang. Sukses itu dapat diraih karena adanya semangat. Kunci keberhasilan Pak Anwar adalah karena ia suka bekerja keras, tidak malas, jujur dan tidak mudah mengeluh.
Selain itu, Pak Anwar juga disiplin baik dalam bekerja maupun dalam menggunakan uang. Selain ulet, bersedia bekerja keras, dan disiplin, juga diperlukan kejujuran untuk meraih sukses. Dengan kejujuran, kita akan dipercaya, teman, pelanggan, Dan bahkan orang lain yang tidak kita kenal. Jika kita sudah mendapat kepercayaan dari orang lain, maka peluang menuju keberhasilan akan makin terbuka. Hal Itu berlaku dalam bidang apa pun.

Nah, jika kamu ingin berhasil dalam pelajaran sekolah, sukses meraih cita-cita, dan sukses pula dalam pekerjaanmu setelah dewasa kelak, kamu perlu mencontoh sifat dan sikap Pak Anwar di atas. Artinya, kamu harus selalu bersemangat serta siap bekerja keras, disiplin, dan jujur dalam belajar dan bergaul, baik di sekolah maupun di rumah.

IPS KELAS 3 MATERI PEKERJAAN Rating: 4.5 Diposkan Oleh: ROBINN

0 komentar:

Posting Komentar